Home / Budaya / Bupati: LAM Lingga Benteng Pertahanan Nilai Kemelayuan

Bupati: LAM Lingga Benteng Pertahanan Nilai Kemelayuan

Pengurus LAM mengemban amanah yang besar, mempertahankan nilai-nilai adat dan istiadat melayu.

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Lingga – Bupati Lingga Alias Wello menilai Lembaga Adat Melayu (LAM) di daerahnya tersebut memiliki peran penting, salah satunya menjadi benteng pertahanan nilai-nilai kemelayuan. “Pengurus LAM mengemban amanah yang besar, mempertahankan nilai-nilai adat dan istiadat melayu,” kata dia dihubungi dari Daik Lingga, Kamis.

Untuk itu, dia berharap, dengan digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) LAM Kabupaten Lingga, Kamis (22/12) mampu mereformasi mental dan semangat kerja LAM yang ada di kabupaten berjuluk Bunda Tanah Melayu tersebut menjadi semakin dinamis.

“Kita ingin LAM kedepan lebih dinamis lagi. Yang namanya suatu lembaga adat dan kebudayaan jangan hanya dipandang kegiatan adat yang statis, tapi dinamis. Oleh sebab itu, ada persoalan nilai yang dinamis,” ungkapnya.

Selama ini, LAM kerap di pandang sebagai lembaga adat yang hanya memenuhi kebutuhan daerah saja, tanpa prestasi kerja yang dapat dijadikan kebanggaan. Oleh karena itu, dimasa kepemimpinannya, Alias sangat mengharapkan LAM mampu merubah citra negatif tersebut.

“Jangan semata berperan dalam pembangunan dan kontrol daerah saja, namun dalam menjalankan tugas pokok adat dan kebudayaan serta nilai-nilai kemelayuan,” tutur Alias.

Terpisah, Ketua V LAM Kabupaten Lingga, Kamaruzzaman mengatakan, agenda Musda yang berlangsung di gedung LAM Daik Lingga tersebut sekaligus untuk memilih ketua LAM pengganti Datok H Raja Ruslan, yang telah berakhir masa jabatannya pada 22 Desember 2016.

Terkait seperti apa kriteria ketua LAM yang akan dipilih untuk periode 2016-2021 tersebut, dikatakan Kamarul, lembaga adat itu membutuhkan figur yang dewasa dan berpengalaman. “Kriterianya tetap yang dewasa, yang seniorlah,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, LAM akan membuat rantai generasi kedepan. Hal itu dirasa penting agar kebudayaan melayu tidak terputus dan dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya. (antara)

Baca Juga  Belasan Desain Taman Flyover Bersaing di Sayembara Disperakimtan

About admin

Lihat Juga

Puluhan Guru dan Kepsek Tanjungpinang Menelusuri Wisata Sejarah di Karimun

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Lingga – Sebanyak empat puluh orang guru sejarah dan Kepala Sekolah dari Tanjungpinang bersama Kepala Bidang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *