Home / Daerah / Batam / BP Batam Akan Mempercepat Penyerahan Aset – Aset ke Pemko Batam
Pertemuan BP Batam dan Pemko Batam.

BP Batam Akan Mempercepat Penyerahan Aset – Aset ke Pemko Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Badan Pengusaha (BP) Batam berkomitmen akan mempercepat proses penyerahan administrasi dalam hal pengalihan aset Dari BP Batam kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Kepala BP Batam yang baru, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan bahwa saat ini BP Batam telah membuat satu tim khusus untuk mengurusi masalah penyerahan dokumen administrasi tersebut. Dan diperkirakan segala dokumennya akan dapat segera dilengkapi dalam waktu kurang lebih tiga bulan.

“Segera saya selesaikan tiga bulan ini. Untuk percepat itu kami buat tim. Kami akan sampaikan dokumen lengkap ke Kementerian Keuangan karena Kemenkeu harapkan sekaligus semua. Setelah itu Kemenkeu lakukan pengkajian, appraisal,” kata Lukita usai kunjungannya ke Kantor Walikota Batam, hari Rabu, tanggal 1 Nopember yang lalu.

Hal kedua yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah terkait perizinan dalam konteks Mal Pelayanan Publik (MPP). Menurutnya MPP akan diresmikan 5 Desember mendatang. Dan untuk persiapan hal tersebut, Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto akan duduk bersama dinas terkait di Pemko Batam. Terkait penanaman modal dalam negeri, kata Lukita, akan melihat pada Undang-undang berlaku. Jika memang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah, akan tetap berlaku seperti kondisi saat ini.

“Kami sepakat bahwa untuk investasi di kawasan. Tapi Undang-undang yang ada akan kita hormati. Prosesnya saja didukung dipercepat. Kalau di Undang-undang di Pemko ya tetap di Pemko,” ujarnya.

Sementara itu Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan hal lain yang dibahas yaitu tentang pembentukan Batam dari Free Trade Zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Pembahasan mulai dari pelaksanaan sampai personel atau sumber daya manusia.

“Kalau aset diserahkan, orangnya juga harus diserahkan. Tapi saya profesional dan proporsional. Contohnya rumah sakti (RSOB BP Batam), jalankan sajalah, yang penting tidak macam-macam. Saya contohkan juga taman, dan lainnya,” kata Rudi.

Baca Juga  Komitemen Bersama Pemko dan BP Batam Soal RPH

Terkait serah terima aset, menurutnya, akan dibahas lebih lanjut oleh tim yang dibentuk. Prioritas yang ingin Rudi dahulukan yaitu fasilitas umum dan fasilitas sosial. Karena kedua fasilitas ini terkait langsung ke masyarakat Batam seperti jalan, tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, masjid, dan sebagainya.

“TPA dari 26 hektare harus kembali lagi ke 48 hektare. Ruang milik jalan juga semua harus diserahkan supaya matang perencanaan, mana untuk sepeda, pejalan kaki, dan lain-lain. Ruang milik jalan yang diberikan ke perusahaan juga kita minta lagi sehingga penataan kota lebih bagus,” paparnya.

Aset lain yang akan didulukan penyerahannya seperti rumah potong hewan dan pertamanan. Menurut Rudi, serah terima aset dimulai dari hal yang kecil sambil berjalan menunggu proses penyerahan aset yang lebih besar.(editor:yd)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Forum PLKP Kepri Berencana Membangkitkan Pariwisata Edukasi

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP) Provinsi Kepri akan membangkitkan pariwisata edukasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *