Home / EkBis / Bank Mandiri Membantah BUMN Mendominasi Bisnis Swasta
Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rohan Hafas (foto-net)

Bank Mandiri Membantah BUMN Mendominasi Bisnis Swasta

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk menegaskan, tidaklah benar bahwa saat ini BUMN yang mendominasi peran swasta seperti yang telah dilaporkan oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Rosan P. Roeslani kepada Presiden Joko Widodo. Bank Mandiri menyatakan saat ini, justru BUMN selalu merangkul swasta dalam menjalankan bisnis di Tanah Air. Seperti yang disampaikan Rohan Hafas.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan, tidak benar bahwa BUMN telah menggerus dan mengambil bisnis swasta hingga UMKM. Hanya saja, ia mengakui BUMN saat ini telah mulai bersaing secara sehat dengan pihak swasta. Menurut Rohan Hafas, dahulu kala di Indonesia lebih mengenal kalau swasta menguasai bisnis, dan BUMN merugi terus. Namun, kini mayoritas BUMN telah memiliki laba, yang artinya BUMN sekarang menjadi profesional dan bersaing dengan swasta.

“Jadi ini bersaing secara bisnis tentunya. Kemudian, BUMN tidak meng’ini’kan swasta, tapi BUMN juga bersinergi dengan swasta banyak, tidak saja dengan BUMN,” kata Rohan di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin 9 Oktober 2017.

Lebih lanjut Rohan menjelaskan, salah satu contoh adalah Bank Mandiri yang memiliki produk bersama dengan sejumlah perusahaan asuransi swasta yang di antaranya adalah Mandiri Axa, Mandiri Tunai Finance, dan Mandiri Utama Finance.

“Jadi itu bentuk utama dengan swasta kan, artinya swasta dengan BUMN itu akan bekerja sama selama bisnisnya cocok,” kata Rohan.

Rohan melanjutkan, untuk tender-tender proyek yang dikompetisikan antara BUMN dan swasta, seluruhnya dilakukan kompetisi yang sehat. Ia menyebut, saat ini BUMN memang sudah mulai meningkatkan kompetensinya, sehingga sudah mampu bersaing dengan tanpa mendominasi proyek pemerintah.

“Jadi tidak memungkinkan di zaman sekarang untuk governance-nya memilih ini, memilih itu, kan kami sudah terbuka semuanya, artinya itu persaingan bebas saja kan,” tutupnya. (viva-editor-ydht)

Baca Juga  Transaksi Mandiri E-Money Hampir Mencapai 4 T

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

BPIH Batam Ditetapkan Sebesar Rp 32 Juta di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) untuk embarkasi Batam ditetapkan sebesar Rp 32.456.450. Besaran biaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *