Home / Serba-Serbi / ASN Batam Dilarang Mengunjungi Tempat Hiburan Malam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, SE.

ASN Batam Dilarang Mengunjungi Tempat Hiburan Malam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam Kepulauan Riau melarang ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungannya mengunjungi tempat – tempat hiburan malam, tanpa terkecuali. Hal tersebut ditegaskan oleh Wali kota Batam, Rudi SE, agar terhindar dari jeratan narkoba.

“Tidak ada satu pun pegawai Pemkot yang masuk ke klub malam. Tidak terkecuali saya, Wakil Wali Kota, Kepala OPD,” kata Wali Kota Muhammad Rudi di Batam.

Kebijakan itu sengaja diterapkan, menyikapi terungkapnya upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 1 kg di dekat perairan Batam oleh kapal berbendera asing.

Menurut Rudi, Batam rentan menjadi tempat transit barang – barang ilegal, mengingat posisinya yang berada di jalur perairan internasional. Dan jika sebagian barang tersebut beredar di Batam, maka akan berbahaya bagi masyarakat.

Ia menugaskan Satuan Polisi Pamong Praja untuk mengawasi dan memastikan tidak ada ASN yang menghabiskan waktu di tempat hiburan malam. Pemko Batam juga akan membentuk tim pengawasan internal pegawai, terkait kunjungan ke hiburan malam.

“Informasi semalam itu sangat menakutkan. Maka harus mulai dari kita dulu. Saya ingatkan, itu tidak ada gunanya, yakinlah,” kata dia.

Meskipun kunjungan ke tempat hiburan malam dilakukan di luar jam kerja, namun Wali Kota menilai ASN tetap memiliki tanggungjawab dan kewajiban yang mengikat, termasuk aturan mengenai larangan terkait penyalahgunaan narkoba.

“Dari dulu sebetulnya saya larang pegawai Pemko masuk ke daerah yang tidak pas. Karena ada aturannya, tata tertib sebagai ASN harus diikuti. Melekat sampai pensiun, harus patuh pada aturan ASN-nya, bukan berarti di luar jam kerja boleh tak patuh,” sebutnya.

Bila pegawai kedapatan melanggar kebijakan tersebut, maka akan diberi sanksi, yang disesuaikan dengan sikap ASN. Wali Kota juga meminta Kepada Kepala Dinas Pendidikan, Muslim Bidin, untuk terus melakukan pengawasan kepada anak – anak usia sekolah agar tidak terjerumus bahaya narkoba. Ia juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan membuat sistem untuk pengawasan siswa.

“Khusus anak-anak sekolah, coba bikin sistem, bagaimana supaya bisa kita kontrol. Harus kita selamatkan generasi penerus kita ini,” tutup kata Wali Kota. (Ant)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Tujuh Kaligrafi Batam Lolos ke Final MTQ VII Kepri 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Seluruh kaligrafi dari kafilah Kota Batam yang berjumlah tujuh kaligrafi, lolos menuju final …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *