Home / Pendidikan / Agenda Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kota Batam 2017
Kunjungan ketua dewan pendidikan kota Batam, Sudirman Dianto (peci hitam) berbarengan dengan kunjungan staf khusus presiden bagian perbatasan Ruri Djumarsaid ke SMPN 9 Batam (tengah) senin (7/8/17) lalu.

Agenda Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kota Batam 2017

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Di awal tahun ajaran baru 2017-2018, dinas pendidikan dan dewan pendidikan kota Batam memiliki sejumlah agenda baru. Seperti yang dilakukan ketua dewan pendidikan kota Batam, Sudirman Dianto, S. HI yang melaksanakan kunjungan ke SMPN 20 Batam dan SMPN 9 Batam, senin (7/8/17).

Sudirman mengatakan bahwa dari pihak SMPN 20 Batam, mereka menginginkan tambahan guru seni, olahraga, dan bahasa inggris, sedangkan di SMPN 9 Batam, yang ketika itu berbarengan dengan kunjungan staf khusus presiden bidang daerah perbatasan Ruri Djumarsaid, pihak SMPN 9 Batam mengalami kekurangan kursi dan meja. Keterbatasan daya tampung akibat besarnya minat masyarakat menyekolahkan anaknya disana berimbas kepada kekurangan guru dan sarana prasarana.

“Mereka membuka 3 lokal lagi, yang mulanya 6 lokal menjadi 9 lokal, mereka kekurangan tenaga guru untuk mapel UN, untuk kekurangan tersebut, telah duduk bersama komite sekolah dengan wali murid, dan mereka bersama-sama bergotong royong untuk memenuhi kekurangan-kekurangan itu. Untuk yang SMPN 20 akan dilaksanakan penambahan guru-guru tersebut dan sedang dibicarakan dengan disdik untuk melakukan perekrutan,” kata Sudirman.

Sedangkan staf presiden yang berkunjung saat itu, lanjut sudirman, hanya mendengarkan serta menyaksikan kondisi di bawah untuk menyampaikan program nawacita presiden.

Ditanya tanggapannya atas kunjungan dewan pendidikan dan terkait budaya melayu, kepala dinas pendidikan kota Batam, Muslim Bidin mengatakan disdik mempunyai 2 agenda utama, yakni memasukkan kebudayaan melayu ke dalam muatan lokal pelajaran serta mencari guru bahasa inggris.

Muslim Bidin

“Kebudayaan melayu masuk muatan lokal, sudah saya arahkan, untuk buku silahkan cari, yang kedua sesuai arahan pak wali minta anak SD kelas 1 sampai kelas 6 harus sudah menggunakan bahasa inggris, anak-anak sudah diperkuat dengan bahasa inggris untuk menghadapi MEA kedepan, persoalannya sekarang adalah guru dan buku referensi, untuk guru kita cari secara berangsur, untuk buku tersebut silahkan dari pihak sekolah untuk hubungi penerbitnya, tapi saya tidak akan merekomendasikan atau mengarahkan,” kata Muslim.

Batam adalah daerah melayu, budaya melayu harus menjadi payung negeri, dan disdik, ungkap Muslim sudah berdiskusi dengan wakil LAM, Said Indra agar budaya melayu dimasukkan kedalam muatan lokal.

Untuk tenaga guru bahasa inggris, akan dicari dari sekolah apakah ada guru yang bisa bahasa inggris dengan baik untuk nantinya guru tersebut mengajar di 2 sekolah.

“Ini untuk menghadapi MEA kedepan, kalau generasi kita tak bisa bahasa inggris, maka tenaga kerja di Batam akan dimasuki orang asing,” tegasnya. Dan 2 hal itu sudah diinstruksikan ke semua sekolah.

Dan masalah buku referensi, hal itu sudah dibicarakan dengan pihak orang tua siswa, untuk pengadaannya, namun bukan berarti seperti LKS, maka buku ini bisa dipakai hingga generasi selanjutnya. Perekrutan guru akan dikembalikan kepada kebijakan walikota, apakah nanti dibuka perekrutan atau tidak, atau diberlakukan double shift.

Untuk kekurangan sarana dan prasarana di SMPN 9, disdik sudah melakukan pengadaan mobiler untuk menutupi kekurangan, dan juga ada inisiatif dari pihak komite sekolah apabila berkenan untuk membantu sarana sekolah dan disepakati oleh seluruh unsur wali murid, hal itu sah-sah saja.

“Hal itu sudah diatur dalam Permendikbud no. 60 tahun 2011 bahwa diperbolehkan sekolah meminta partisipasi kepada orang tua siswa asal jelas sesuai dengan mekanisme yang telah diketahui, ada rapat, maka ada berita acaranya, absensinya, notulennya, lalu nantinya disetujui oleh disdik, itu sah,” jelas Muslim.

Masalah online PPDB, kata Muslim, itu hanya mindset masyarakat yang kurang mempercayai kemudahan online, maka dia mengharapkan dari pihak masyarakat mau diarahkan dan memakai kemudahan online dalam mendaftarkan putra putrinya ke sekolah. (dian) 

Kunjungan dewan pendidikan kota Batam Sudirman Dianto ke SMPN 20 dan SMPN 9 Batam, berbarengan dengan kunjungan staf khusus presiden bidang daerah perbatasan, Ruri Djumarsaid (foto tengah) ke SMPN 9 Batam.

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Kominfo Mengajak Pelajar-Mahasiswa Batam Promosikan Pembangunan Melalui Vlog

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pelajar dan mahasiswa di Kota Batam diajak promosikan hasil pembangunan pemerintah melalui video …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *