Home / Daerah / Bintan / Pembangunan Aerospace Park Bintan Selesai Tahun 2018

Pembangunan Aerospace Park Bintan Selesai Tahun 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID,  – Aerospace Park adalah pusat perawatan penerbangan terintegrasi yang dimiliki oleh PT Dirgantara Indonesia.  Salah satu aerospace spark yang saat ini sedang di gesa pembangunannya adalah Aerospace Park di Bintan, Kepulauan Riau. Ditargetkan pembangunan Aerospace di Bintan tersebut telah selesai pada akhir 2018, demikian seperti yang disampaikan oleh Ketua Asosiasi Perawatan Pesawat Indonesia atau Indonesia Aircraft Maintenance Services Association (IAMSA) Richard Budihadianto.

“Di Bintan runwaynya sudah dibangun. Tahun depan mudah-mudahan sudah diaspal dan diharapkan pengelola bisa menyelesaikannya 2018,” kata Richard usai bertemu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat.

Richard menyampaikan, terdapat berbagai fasilitas pendukung industri penerbangan di aerospace park Bintan, misalnya bengkel perawatan dan perbaikan pesawat, gudang penyimpanan suku cadang pesawat, pusat pelatihan, hingga sekolah kejuruan teknik penerbangan.

“Semua akan terintegrasi untuk dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pesawat yang beroperasi di dalam negeri,” ujar Richard.

Richard memaparkan, Indonesia akan memiliki beberapa keuntungan dengan memiliki pusat perawatan dan perbaikan pesawat di dalam negeri. Pertama, perusahaan penerbangan yang beroperasi di Indonesia akan didukung oleh perusahaan perawatan dan perbaikan pesawat atau Maintainance Repair and Overhaul (MRO) di dalam negeri. Kemudian, perusahaan penerbangan tidak perlu melakukan perawatan maupun perbaikan pesawat ke luar negeri, yang harganya sudah pasti lebih mahal jika dibandingkan melakukan perawatan di dalam negeri.

“Jadi bisa lebih ekonomis. Karena konten yang besar di MRO itu labor cost, investment cost land, dua duanya di Singapura itu mahal,” ujar Richard.

Selain itu, akan terjadi efisiensi, karena aerospace park memiliki seluruh layanan yang dibutuhkan pesawat yang beroperasi di Indonesia, seperti kemudahan suku cadang, logistik, hingga pusat penelitian dan pengembangan. Selanjutnya, jika “aerospace park” yang ada tersebut memiliki kapasitas akses untuk menawarkan layanan ke luar negeri, maka akan mendatangkan devisa bagi negara. Sementara itu, Richard menambahkan, “aerospace park” di Manado, yang juga diusulkan oleh IAMSA, saat ini masih dalam tahap pengajuan dan diharapkan dapat diputuskan untuk menjadi pusat perawatan dan perbaikan pesawat oleh pemerintah. (an/sw)

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

Pemkab Bintan Menargetkan Seluruh Desa Memiliki BU di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menargetkan seluruh desa memiliki Badan Usaha Milik Desa pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *