Home / Daerah / Batam / 734 SID Baru Terdaftar di BEI Batam Awal 2018
Kepala BEI Kantor Perwakilan Batam, Ervan Oktavianus saat Media Gathering di Kantor OJK Kepri di Batam Centre, Kamis (19/4).

734 SID Baru Terdaftar di BEI Batam Awal 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Batam mencatat pembukaan rekening baru pada periode Januari-Maret 2018 sebanyak 734 Single Investor Identification (SID). Jumlah ini meningkat tajam dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Melonjak cukup tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya ada 300-an,” kata Kepala BEI Kantor Perwakilan Batam, Ervan Oktavianus saat Media Gathering di Kantor OJK Kepri di Batam Centre, Kamis (19/4).

Menurut Ervan, sebagian besar investor merupakan pekerja. Meski hampir semua kalangan ada yang ikut berinvestasi saham. Termasuk di dalamnya akademisi.

BEI, kata Ervan, telah melakukan sosialisasi ke berbagai kelompok sasaran. Pada triwulan pertama 2018, setidaknya sudah 50 kegiatan dilaksanakan dengan jumlah peserta 1.216 orang. Sosialisasi diberikan dalam bentuk sekolah pasar modal, sosialisasi untuk masyarakat umum, edukasi publik, akademisi, hingga investor.

“Jadi investor juga tidak kita lepas begitu saja setelah membuka rekening. Tapi kita beri bantuan konsultasi melalui klinik investasi saham. Di klinik investasi saham ini investor diberi pengetahuan lanjutan untuk menganalisa saham mana yang layak dibeli, mana yang berisiko,” paparnya.

Berbagai kalangan disasar untuk kegiatan sosialisasi bertujuan agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang melek pasar modal. Karena sesuai harapan pemerintah, yang ingin agar Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Saat ini 60 persen dana yang masuk pasar modal berasal dari luar negeri. Jumlah investor di Indonesia baru 1 juta orang. Sangat kecil dibanding 250 juta penduduk Indonesia,” ujar Ervan.

BEI juga sudah memberikan beberapa kemudahan agar semakin banyak masyarakat yang tertarik investasi saham. Di antaranya dengan mempermudah pembukaan rekening saham. Yakni cukup dengan Rp 100 ribu, masyarakat sudah bisa membuka rekening dan menjadi investor. Ini dilakukan guna mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini menganggap untuk menjadi investor harus kaya terlebih dulu.

“Kemudahan lainnya yaitu melalui akses aplikasi online trading yang mudah dan cepat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala OJK Kepri, Iwan M Ridwan mengatakan hingga 2016 terdapat 9.800 investor pasar modal di Kepri. Sebanyak 6.014 investor di sektor saham, 5.028 di reksadana, dan 783 investor yang berinvestasi di surat berharga negara.

“Paling banyak memang di Kota Batam, 7.369 investor. Tapi angka ini sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Batam pada 2016 yaitu 1.236.399 jiwa. Persentasenya hanya 0,6 persen,” kata Iwan. (Kartika-mcb)

 

About Sri Wahyudi

Freelancer, Jurnalis, Editor dan Grafis Designer di Hang Tuah News dan Hang Tuah Pos.

Lihat Juga

BPJS Ketenagakerjaan Job Fair Diikuti 30 Perusahaan Peserta

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Job Fair atau Bursa Kerja di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *