Home / Pendidikan / 7 SKPD Akan Dilibatkan Dalam Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif

7 SKPD Akan Dilibatkan Dalam Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – BATAM – Dalam upaya lebih mengoptimalkan rangkaian usaha pengembangan anak usia dini mulai dari 0 – 6 tahun, digelar rapat pembahasan Ranperda Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) oleh tim pansus PAUD HI dan DPRD kota Batam di ruang serbaguna komisi 2 DPRD Kota Batam, rabu (4/10/17).

Hadir anggota dprd komisi 4 Riki Indrakari, anggota pansus PAUD HI, seperti Dinas pendidikan, Dinas soial, Dinas kesehatan, hadir pula beberapa anggota DPRD kota Batam seperti Bowmmen hutagalung, tim pemko batam, Bapelitbang daerah, DP3A PPKB, Kabag hukum sekdakot Demi Hasfinul Nasution, SH, MH, dan juga anggota satpol PP.

Dalam keterangannya kepada Hangtuah Pos sebelum rapat, anggota disdik ketenagaan PAUD, Firdaus, menjelaskan rapat kali ini membahas penyusunan rancangan perda untuk pengembangan anak usia dini yang nantinya penanganannya bersinergi antara dinsos, dinkes dan disdik, dan dinas terkait lainnya guna pengoptimalan dalam usaha mengembangkan potensi anak dari ulai usia dini, dikatakannya masalah ini berkaitan dengan anak usia 0-6 tahun, selama ini tidak ada UU yg mengatur kesinergian dinas-dinas tersebut, sehingga selama ini semuanya berjalan secara mandiri.

Dalam rapat, disampaikan oleh pihak Dinkes dan Dinsos bahwa kedepannya mereka meminta agar tempat penitipan anak (TPA) tidak dikategorikan PAUD, sebab paud sudah ada unsur belajar mengajar, sehingga fungsinya harus dipisah, namun dalam sistem Tingkat Anak Sejahtera (TAS), paud masih masuk dalam programnya untuk pengembangan potensi anak. Beberapa anggota dewan sempat melontarkan pendapat bahwa pemerintah melalui dinas pendidikan diharapkan menjadi indikator utama untuk pengembangan anak usia dini ini namun penanganannya bisa mengajak SKPD dan dinas terkait, namun saat itu Riki menyanggah bahwa dalam hal ini tanggung jawab paud malah mengacu pada tugas dinas kesehatan dalam penanganannya,

Baca Juga  Ada 9 Ribuan BPNT Belum Terdistribusi

Maka dalam ranperda disebutkan di pasal 24 bab VI, mengenai gugus tugas, dalam rangka penyelenggaraan pengembangan anak usia dini holistik integratif dibentuk gugus tugas yang akan bersinergi menangani masalah paud.

Usai rapat, Riki mengatakan bahwa Pengembangan Anak Usia Dini menjadi program lintas sektor pada 7 SKPD yang terdiri dari 13 stakeholder yakni legislatif komisi 4 DPRD kota Batam, Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan KB dan unit layanan BKKBN daerah, satuan PAUD, Disdik, Dinkes, Dinsos, Disdukcapil, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Polres/Polsek, Organisasi mitra, Posyandu, Tokoh masyarakat, dan orang tua, yang akan dikoordinasikan (strategi dan rencana aksi daerah) melalui gugus tugas yang akan dibentuk melalui SK Walikota Batam.

“Mekanismenya melalui persetujuan dan pengesahan di paripurna, selanjutnya ditandatangani oleh Walikota. Pansus punya masa kerja sampai tanggal 22 November 2017. Dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan. Dan nanti implementasi dari perda ini akan mulai dilaksanakan tahun 2018,”tutup Riki. (dianHP)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Seleksi Terbuka Untuk Persiapan Calon Kadisdik Kota Batam Baru

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Per akhir april 2018, kadisdik kota Batam Muslim Bidin pensiun. Hingga pertengahan april …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *