Home / Peristiwa / 24 Perusahaan Tutup, 1.389 Karyawan Di-PHK
Ilustrasi pencari kerja.

24 Perusahaan Tutup, 1.389 Karyawan Di-PHK

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Lowongan kerja masih sulit didapat di Kota Batam. Selain karena masih lemahnya pertumbuhan ekonomi dan masih sedikitnya order yang didapat oleh sejumlah perusahaan, lowongan kerja yang tersedia juga masih sangat sedikit. Jumlahnya masih tidak berbanding dengan kemunculan tenaga kerja yang sibuk mencari kerja. Hal itu diperparah dengan banyaknya PHK yang terjadi belakangan ini.

Selama empat bulan berjalan tahun 2017 ini, dari data di Pemerintah Kota Batam, sudah ada 1389 orang karyawan yang dirumahkan. Sementara, perusahaan yang menutup usaha, sudah ada 24 perusahaan. Jumlah itu dikhawatirkan akan bertambah, walau diharapkan akan turun dan investasi kembali stabil.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Jumat (19/4) di Batam mengungkapkan kondisi perekonomian di Batam, cenderung masih relatif melemah. Pada tahun 2015 lalu, diakui ada 54 perusahaan tutup dengan 7.100 orang dirumahkan. Sementara tahun 2016, ada 62 perusahaan ditutup dan dan 378 orang karyawan dirumahkan.

”Tahun 2017 ini, 24 perusahaan tutup dan 1.389 orang dirumahkan. Ini baru dari Januari sampai April,” imbuhnya.

Dalam hal kondisi banyak perusahaan yang tutup ini, disini keberadaan BPJS diakui penting. BPJS bisa melindungi tenaga kerja yang di PHK, melalui dana pensiun atau sejenisnya.

”Ketika tenaga kerja kita di-cover BPJS, akan sagat baik. Mau dapat backup perusahaan, saya kira kurang menjanjikan kalau sekarang,” bebernya.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Batam sudah memberikan bantuan perlindungan melalui Peraturan Wali Kota Batam, nomor 23 tahun 2016, tentang optimalisasi, penyelenggaraan jaminan sosial pekerja, melalui mekanisme PTSP dan Paten Batam.

”Jadi kita mendorong peningkatan pelayanan yang terdefenisi dalam mengutamakan pekerja,” kata Amsakar.

Diingatkan, penting dan bagus jika tenaga kerja dicover BPJS, sepanjang regulasi dan ketentuan yang diamanahkan. Diharapkan, tenaga pegawai Pemko di luar pegawai negeri, dapat di-cover, sehingga memberikan perlindungan untuk tenaga non-PNS. Seperti menabung untuk jaminan hari tua.

”Lima sampai enam ribu orang non PNS, sebenarnya, bisa jadi anggota BPJS. Tapi prinsipnya ikut ketentuan,” imbuhnya. (tp)

About admin

Lihat Juga

Muslim Batam Jemput Ramadhan dengan Mengaji Massal

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Silaturahmi Dewan Kemakmuran Masjid (Forsil DKM) mengadakan Batam Mengaji, Menjemput Ramadhan. Kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *