Home / Peristiwa / Tinjauan Kepala Negara ke Waduk Sungai Gong Batam
Jokowi mendengarkan penjelasan dari kepala proyek WIKA TUSSENS tentang progress pembangunan waduk sungai Gong - Batam.

Tinjauan Kepala Negara ke Waduk Sungai Gong Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Presiden RI Joko Widodo bersama ibu negara, Iriana untuk ketiga kalinya mengunjungi Batam, kamis (23/3), kali ini dalam rangka kunjungan kerjanya ke pembangunan waduk Sungai Gong yang berada di pintu 5 jembatan Barelang, Galang Batam.

Hadir walikota Batam Muhammad Rudi, SE, MM, ketua DPRD kota Batam Nuryanto, ketua DPRD provinsi Kepri Jumaga Nadeak, SH, gubernur provinsi Kepri Drs. Nurdin Basirun, kapolda kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, MH, serta beberapa staf komisi V DPR RI.

Dalam kesempatan jumpa pers usai meninjau waduk, Jokowi mengatakan anggaran pembangunan waduk Sei Gong ini menelan dana sebesar 238 milyar, dan merupakan salah satu program nasional pembangunan 49 waduk di Indonesia dan sudah mengalami pengerjaan sebesar 35%. Ia menambahkan dengan waduk seluas 355,99 hektar tersebut bisa menampung kurang lebih 11 juta meter kubik air untuk memenuhi kebutuhan air baku bagi masyarakat Batam dan diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2018.

Tinjauan Jokowi ke waduk sungai Gong Batam kamis (23/3)

Disinggung masalah konservasi tanah di Barelang, dengan sedikit kesal Jokowi menegaskan bahwa tanah disitu merupakan tanah negara, dan Batam termasuk tanah milik negara.

Usai foto bersama dengan seluruh pekerja dan staf proyek WIKA – TUSSENS, Jokowi bertolak menuju kantor camat Galang Sembulang, yang disambut wakil walikota Amsakar Achmad, Sekda Batam, FKPD Batam, yang dilanjutkan dengan penyerahan KIP, KIS, PMT dan PKH. Setelah makan siang, langsung bertolak menuju Bandara Hang Nadim Batam untuk kemudian lepas landas menuju Sibolga Sumatera Utara.

Anggota dewan komisi V DPR RI, Nusirwan menambahkan bahwa kunjungan kepala negara kali ini dimaksudkan untuk menggugah kita semua untuk bergerak kembali agar kawasan pulau Batam dan sekitarnya meningkat pertumbuhan ekonominya, banyak hal yang bisa dikembangkan potensinya di pulau Batam kedepannya, khususnya suplai air baku. Hambatan investasi di Batam tidak lagi menjadi hambatan, sehingga kapasitas perekonomian di Batam bisa berkembang minimal setengah dari Singapura. (dian)

Baca Juga  Peningkatan Ekonomi dan Pembangunan Natuna Melalui Bandara dan Kawasan Perikanan Terpadu
Penampakan waduk sungai Gong dan foto bersama Jokowi, Nurdin Basirun beserta staf proyek WIKA TUSSENS usai tinjauan.

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Muslim Batam Jemput Ramadhan dengan Mengaji Massal

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Silaturahmi Dewan Kemakmuran Masjid (Forsil DKM) mengadakan Batam Mengaji, Menjemput Ramadhan. Kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *