Home / Daerah / Batam / Sunatan Massal Paguyuban Pasundan Anak Kota Batam
Kegiatan sunatan massal Paguyuban Pasundan Anak kota Batam, tenaga medis dari IDI melaksanakan sunat kepada peserta

Sunatan Massal Paguyuban Pasundan Anak Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Komunitas warga Jawa Barat Paguyuban Pasundan Anak Cabang Batu Aji menggelar acara sunatan massal anak usia 4-13 tahun, Sabtu (17/12), yang dimulai pukul 08.00, bertempat di pelataran belakang T’Poci Batam Centre.

Sunatan massal tersebut diikuti oleh 75 anak dari keluarga kurang mampu dari 12 kecamatan sekota Batam. Dihadiri pula oleh Ir. Tira sonjaya, ketua paguyuban pasundan anak kota Batam, Dedeh Suparman, ketua paguyuban pasundan provpinsi Kepri, dan seluruh warga paguyuban pasundan anak sekota Batam.

Ditemui Hangtuah Pos, Koordinator pelaksana, Amananto mengatakan bahwa untuk sunatan massal ini merupakan kegiatan sosial perdana dari warga Paguyuban Pasundan Anak kota Batam. “Untuk kegiatan sosial yang lain seperti baksos, sudah sering dilaksanakan oleh paguyuban, untuk sunatan massal berikutnya digelar di Tanjung Batu 21 desember 2016, sudah terkumpul terdaftar 40 anak, dengan target 50 anak, dan ini merupakan rangkaian kegiatan paguyuban pasundan provinsi Kepri, tenaga medis dari IDI dan mantri dari SBL Solusi Balat Lumampah biro perjalanan haji Batam. Masalah pendanaan kita dapat dari warga paguyuban pasundan, dari warga sekitar, Large PLN, PT. Sinergy, dan perusahaan-perusahaan lain di Batam,” ungkapnya.

Dikatakannya bahwa kegiatan sunat massal tersebut, dilakukan setiap 3 bulan sekali di wilayah satu kecamatan. “Dalam Menarik peserta sunatan massal, kita melalui koordinasi dari PAC tiap kecamatan, di masing-masing 12 kecamatan,” ujar Amananto.

Rangkaian kegiatan sunat massal Paguyuban Pasundan Anak kota Batam dan Kepri

Dari hasil pantauan Hangtuah Pos selama sunatan, berbagai macam reaksi peserta menghadapi sunatan. Ada yang menangis, dan yang unik ada pula yang asyik bermain game. Selesai disunat, peserta diberikan makan pagi dan sarung.

Dikonfirmasi kepada Muhammad Iksan, peserta sunat kelas 4 SDN 01 Batu Aji, mengaku menangis saat disunat, walaupun bilang tak sakit. “Sakit saat dibiusnya saja,” imbuhnya. Rahma, ibu Iksan mengaku ia mengikutkan anaknya dalam sunatan massal karena kendala biaya sunat ke klinik. “Suami saya sudah tak kerja sehingga saya memutuskan mengikutkan iksan sunat massal ini, saya tahu ada sunatan massal dari edaran kecamatan, iksan pun mau untuk disunat,” ujar Rahma.

Begitu pula dengan pasangan suami istri Zannah dan Rahman, dari kecamatan Batu Aji, yang menyunatkan 2 anak mereka, Razak Adam (8) dan Muhammad Yusar(6). “Saya kerja sebagai security di Perum Griya Pratama, dan tentunya biaya sunat anak cukup tinggi jadi ini kesempatan ada sunat gratis,” kata Rahman. Zannah menimpali selain merupakan kesempatan gratis, juga agar tidak kepikiran lagi kelak untuk menyunatkan anak mereka. “Saya tahu sunat massal dari pemberitahuan saudara,” tukasnya. (dian)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Kesenian Berbagai Daerah Warnai Sosialisasi Pemilu 2019

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Beragam kesenian ditampilkan dalam acara Pagelaran Seni dan Budaya dalam Rangka Menyambut Satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *