Home / Pendidikan / Rangkaian Kegiatan SDS Maitreyawira Batam
Suasana pelatihan K-13 in-2 SD Swasta yang berlangsung di SDS Maitreyawira sabtu (26/8/17) lalu.

Rangkaian Kegiatan SDS Maitreyawira Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Sebagai sekolah dasar swasta induk cluster di area kecamatan Batam Kota, SDS Maitreyawira masih intens memberikan pelatihan kurikulum 2013 (K-13) kepada sekolah imbas. Adapun lanjutan dari pelatihan in-1, dilanjutkan dengan evaluasi on-1 di sekolah induk, dan di on-2 disekolah masing-masing, maka kemarin, sabtu (26/8/17) dilaksanakan pelatihan K-13 in-2 di sekolah induk sebagai evaluasi. Peserta sama dengan in-1, yaitu berupa pemberian materi tentang tematik kelas 1, kelas 4, agama, dan penjas.

Kepada Hangtuah Pos, rabu (30/8/17), kepsek SDS Maitreyawira, Baharun Sudin, A.Md.Ing memberikan keterangan hasil dari keseluruhan pelatihan K-13 yang diikuti peserta SD Imbas, hingga on-2, pemahaman peserta sudah paham.

“Namun kadang ada kendala sarana dan prasarana di tiap sekolah, dan antisipasinya sekolah masing-masing harus siap memenuhi untuk kegiatan pembelajaran K-13, apapun kondisinya. Sarana prasarana yang dikeluhkan seperti tempat, kondisi fisik sekolah, media pembelajaran, dan hasil evaluasi dan pengamatan, guru memahami K-13 lebih baik, guru mengenal concept lesson study lebih baik, guru belajar mengobservasi pembelajaran menggunakan lembar observasi, guru sudah bisa merevisi RPP, RPP silabus, dll, laporan hasil pengamatan in-2 akan dilaporkan ke LPMP provinsi, untuk selanjutnya LPMP ada pengkajian ke kemendikbud,” ulas Bahar.

Kesimpulannya, lanjut Bahar, K-13 sudah bisa diterapkan di tiap sekolah sejak saat ini.

Rangkaian pelaksanaan pelatihan K-13 in-2 di SDS Maitreyawira.

“Literasi adalah penerapan baru dari K-13, pemaparannya sudah dijelaskan oleh LPMP, selain literasi, yang lain adalah PPK (Pendidikan Penguatan Karakter) dan phsyco edukatif (seorang guru wajib memahami psikis dari siswa baik dalam cara menangani siswa, permasalahan apapun, menangani masalah yang timbul dari siswa, menghindari perlakuan seperti membentak siswa), menjelaskan pengertian yang benar bahwa K-13 adalah pengembangan dari kurikulum 2006, sedangkan KTSP adalah standar isi dari masing-masing sekolah dan K-13 masuk didalamnya sebagai kurikulum sekolah tersebut, yang mana wajib digunakan di tahun ajaran 2017/2018 ini,” ujar Bahar lagi.

Dan selain pelatihan K-13, SDS Maitreyawira gelar kegiatan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) campak untuk siswa kelas 1 nya, yang diprakarsai oleh Puskesmas Baloi Permai, rabu (30/8/17). Yang menunaikan kegiatan ada 3 petugas, 1 dokter 2 perawat, yakni dr. Eldesra Mahyori, Yuliana dan Mina. Dari 111 siswa kelas 1, 91 siswa berhasil imunisasi, yang 20 tidak imunisasi karena sakit dan absen.

Suasana BIAS campak di SDS Maitreyawira rabu (30/8/17).
Pelaksanaan BIAS campak di SDS Maitreyawira.

Bahar mengatakan dari petugas puskesmas menyampaikan agar sekolah lain juga mengikuti kegiatan ini, atas arahan dinas pendidikan kota Batam dan pemko Batam.

“Dan kegiatan terlaksana dan terkendali berkat kerjasama guru wali kelas dan orang tua selama BIAS berlangsung, dan 7 september mendatang akan ada penjaringan UKS, diantaranya pemeriksaan berat badan, tinggi badan, gizi, THT, gigi, dan anemi,” tutup Bahar. (dian)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Kominfo Mengajak Pelajar-Mahasiswa Batam Promosikan Pembangunan Melalui Vlog

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pelajar dan mahasiswa di Kota Batam diajak promosikan hasil pembangunan pemerintah melalui video …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *