Home / Pendidikan / Persiapan Pelaksanaan Kurikulum 2013 dan Pelatihan K-13 Kepsek dan Guru SD-SMP se-Kota Batam
Suasana pelatihan K-13 pada kepsek dan guru SD selasa (23/5/17) lalu.

Persiapan Pelaksanaan Kurikulum 2013 dan Pelatihan K-13 Kepsek dan Guru SD-SMP se-Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) provinsi Kepri gelar Pelatihan K-13 bagi kepsek dan guru SD-SMP swasta sekota Batam selama 5 hari, selasa (23/5/17) hingga sabtu (27/5/17) yang dilaksanakan di 2 sekolah, yakni di SMPN 3 dan SMAN 3 Batam.

Adapun di SMPN 3 Batam sebanyak 5 lokal/cluster diikuti oleh kepsek dan guru SD dimulai pukul 08.00, dimana per cluster diisi 40 peserta, sedangkan di SMAN 3 Batam diikuti 2 cluster kepsek dan guru, sehingga total peserta kepsek dan guru SD berjumlah 280 orang, dan 4 cluster lagi peserta kepsek dan guru SMP. Narasumber sebanyak 14 orang untuk peserta kepsek dan guru SD, dan juga dari LPMP kepri sebagai penyelenggara dan penanggungjawab pelatihan tersebut, sedangkan untuk peserta kepsek dan guru SMP dibekali fasilitator/narasumber sebanyak 8 orang.

Pelaksanaan pelatihan K-13 tersebut dikatakan Juniati, salah satu narasumber bertujuan memberikan materi pelaksanaan kurikulum 2013 khusus untuk sekolah swasta, dimana untuk mempersiapkan tahun ajaran 2017/2018 serempak menggunakan kurikulum 2013. Juniati menerangkan peserta dibimbing bagaimana membuat materi pelajaran dari rpp, program semester, juga diberikan pendampingan setelah pelatihan nantinya, dengan sistem in-on-in.

“Peserta yang ikut adalah guru sasaran, nanti dari tiap cluster yakni guru yang sudah ikut pelatihan diharapkan bisa memberikan ilmu ke sekolah yang lain juga, tiap sekolah menunjuk 4 wakil untuk ikut pelatihan ini,” kata Juniati.

Kepada pers, DR. Tri Suhartati, M.Pd, salah satu penanggungjawab LPMP Kepri mengatakan secara gamblang tujuan pelatihan ini tak lain untuk membekali guru SD dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di tahun 2017, jadi di tahun ajaran 2017/2018 seluruh sekolah serempak menggunakan kurikulum 2013.

“Pelaksanaan selama 5 hari pola materinya 39 jam. Materinya ada analisis SKKD, literasi, penguatan pendidikan karakter, pola pendampingan, ada model pembelajaran, penilaian, narasumber ada dari pengawas sekolah yang dibina terlebih dulu, baru mereka melatih peserta saat ini,” ulas Tri.

Lanjut Tri, materi pelatihan K-13 tersebut dari nasional, dimaksudkan agar informasi yang tersampaikan sama rata dengan materi yang sama.

“Untuk antisipasi pengimplementasian mereka nantinya kita ada pola pendampingan, nanti dari sekolah induk cluster akan datang mendampingi, dipantau sudah betul atau belum peserta dalam mengimplementasikan, dan menggunakan sistim in-on-in yakni melaksanakan praktek, membahas lagi apa kelemahannya untuk perbaikan kedepannya, dan pendampingan itu sendiri sistimnya 2 hari, on 2 hari, in 1 hari, nanti akan ada catatan kecil, diarahkan, sampai kedepannya sudah mandiri, dan akan dilaksanakan di tahun ajaran baru, nanti yang memberi pendampingan dari peserta sasaran dan pengawas sekolah yang melatih saat ini, kita hanya memantau,” ujar Tri.

Disediakan pula bagi peserta buku panduan, dan juga dilakukan pre test dan post test, untuk mengetahui materi yang disampaikan narasumber apakah sudah dipahami atau belum oleh peserta. Untuk SMA, kata Tri pelatihan K-13 akan dilaksanakan tanggal 4 juni 2017 dengan pola yang sama 39 jam. (dian)

Suasana pelatihan K-13 pada kepsek dan guru SD selasa (23/5/17) lalu.

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

UN 2018 Diikuti 15.380 Siswa SMP Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pekan depan siswa kelas IX SMP akan menghadapi Ujian Nasional. Berdasarkan data Dinas Pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *