Home / Peristiwa / Pelancong Ditodong Samurai Saat Berlibur ke Batam
Ilustrasi

Pelancong Ditodong Samurai Saat Berlibur ke Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Di tengah suasana liburan imlek tahun 2017, dan begitu banyak pelancong dari Singapura mengunjungi Batam, sabtu (28/1), kembali satu peristiwa kriminal yang mesti diperhatikan pemerintah kota Batam untuk lebih mengoptimalkan upaya keamanan di kota Batam.

Seorang pelancong dari Singapura berkebangsaan Bangladesh, Mamun Bhuiyan (33) yang ketika itu baru tiba di pelabuhan ferry Batam Centre, pukul 19.00, bersama ke 2 rekannya, Naim (21) dan Yousuf (23) usai bersantap makan malam dan hendak menuju hotel 01 untuk bermalam, beberapa menit hendak berangkat dengan menaiki angkutan umum jurusan Nongsa yang mangkal di depan Mega Mall Batam Centre, ia yang duduk di sebelah sopir yang berusia sekitaran 50 tahunan, mendadak ditodong oleh sopir tersebut dengan sebilah samurai ditangannya hanya untuk meminta uang sebesar Rp. 50.000.

Sejurus setelah menerima uang, sopir angkutan umum tersebut lari meninggalkan para pelancongnya tersebut dalam keadaan mobil hidup. Hal itu membuat mamun spontan menarik rem tangan mobil dan berhasil menghentikan mobil angkutan umum tersebut hingga penumpang yang lainpun selamat termasuk 2 rekannya dari kecelakaan.

Ditemui di Hotel 01 oleh tim Hangtuah Pos usai kejadian, mengatakan merasa bersyukur selamat dari insiden tersebut, meski kata Mamun, ia kapok untuk datang ke Batam lagi. “Saya tak ingin mati disini (Batam, red), keluarga saya di Bangladesh menanti saya pulang dan ketika saya liburan ini saya nyaris mati, saya tak mau datang kesini lagi,” sergahnya.

Ditanya bila menemui sopir angkutan umum tersebut apakah akan masih bisa mengingat wajahnya, dengan tegas Mamun berkata ia akan terus ingat dengan wajah sopir tersebut. “Saya mau teriak minta tolong, tapi tak ada yang paham bahasa inggris, jadi saya pikir saya teriak pun percuma, tadi sempat ada penumpang lain berkebangsaan Indonesia yang menolong untuk menghentikan sopir itu, namun keburu sopir itu kabur dan kami semua melompat keluar dari mobil sebelum mobil menabrak kendaraan lain karena posisi mobil hidup,” ujarnya. Dengan tegas, ia meminta agar pemerintah kota Batam bisa melakukan sesuatu guna meningkatkan keamanan di kota Batam agar turis merasa nyaman berkunjung ke Batam.

“Saya beruntung tak terjadi sesuatu yang lebih daripada ini terjadi pada kami, saya minta pemerintah kota Batam segera menindaklanjuti hal keamanan disini, ” pungkasnya. (dian)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Muslim Batam Jemput Ramadhan dengan Mengaji Massal

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Forum Silaturahmi Dewan Kemakmuran Masjid (Forsil DKM) mengadakan Batam Mengaji, Menjemput Ramadhan. Kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *