Home / Pendidikan / Kunjungan SMK Kartini ke Kantor DPRD Kota Batam
Foto bersama SMK Kartini dengan DPRD kota Batam Riky Indrakari usai pertemuan kunjungan siswa SMK Kartini ke gedung DPRD kota Batam rabu (30/11) kemarin

Kunjungan SMK Kartini ke Kantor DPRD Kota Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Dalam rangka kegiatan pembelajaran mapel PPKN tentang otonomi daerah, rabu (30/11), pkl 08.00, SMK Kartini Batam berkunjung ke kantor DPRD Kota Batam yang diterima langsung oleh ketua Komisi 4 DPRD kota Batam Ir. Riky Indrakari, dan bersama wakilnya Muhammad Yunus SPi, memberikan pengarahan seputar materi otonomi daerah (pembagian hak dan wewenang antara pemerintah pusat dan pemda kota Batam) kepada siswa SMK Kartini di ruang serbaguna lantai 2 gedung DPRD Kota Batam.

Sebanyak 35 siswa kelas X SMK Kartini dengan 3 guru pendamping mengikuti pengarahan dari Riky dan Yunus. Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Yunus menyampaikan bahwa jam belajar siswa intensif tetap seperti yang sudah ditetapkan, yakni pukul 7 pagi hingga 9 malam. “Anak-anak wajib belajar baik di sekolah dan di rumah sesuai waktu yang ditentukan dari pukul 7 pagi sampai 9 malam, gunanya agar mereka malam-malam tidak keluyuran di mall dan melakukan hal yang negatif. Dan saya katakan juga disini kepada adik-adik sekalian bahwa untuk bisa menyerap ilmu secara maksimal, harus menyukai gurunya terlebih dulu, sehingga otomatis bisa menyukai pelajaran yang diberikannya, dan jangan lupa rajin membaca,” ujar Yunus.

Disaat yang sama, Riky juga mengatakan bahwa masing-masing daerah memiliki kebutuhan otonomi daerah berbeda-beda. “SMK diharapkan bisa mandiri untuk menyiapkan SDM berkualitas, jadi tidak bergantung kepada pemerintah daerah, pemerintah mendukung mendorong memotivasi masyarakatnya, untuk maju, bisa berkembang, itu tujuan dari otonomi daerah.

Lingkup industri diharapkan bisa membantu pemerintah untuk membangun daerah dengan SDM-SDM yang berkualitas, pembangunan infrastruktur takkan bisa tercapai tanpa SDM yang berkualitas. Untuk itu walikota pun perlu membuat road map (peta jalan) kota Batam agar tahu perkembangan SDM di kota Batam periode 2016-2025. Dan otonomi daerah bisa me-manage segala keperluan yang diperlukan suatu daerah tanpa bergantung kepada pemerintah pusat,” kata Riky.

Baca Juga  Penyerahan Dana Donasi Peduli Aceh Siswa SMK Kartini Batam

Usai pertemuan, pihak SMK Kartini dengan pihak DPRD Kota Batam saling bertukar cinderamata bahwa pelaksanaan pertemuan terkait pembelajaran siswa mengenai otonomi daerah telah sukses dilaksanakan. Dalam jumpa pers, Riky kembali mengungkapkan apreasiasinya mengenai kunjungan SMK Kartini terkait pembelajaran PKN tentang otonomi daerah.

“Disini siswa bisa mengetahui apa dan bagaimana pelaksanaan pemerintah daerah dalam mengatur sistem otonomi daerah, berikut pengawasannya, dan terkait pendapatan IMTA, selama belum ada aturan dari pemerintah pusat, maka pihak daerah berhak menentukan berapa besaran suatu pajak ijin kerja maupun penghasilan warga asing yang bekerja khususnya di batam, dan tahun kemarin telah terkumpul sebesar 40 milyar. Dan sekarang sudah ada 62 SMK yang ada di batam ini, sehingga diharapkan SMK ini perlu ada revitalisasi percepatan untuk pemenuhan kebutuhan pasar kerja, bukan hanya pasar kerja lokal, namun juga pasar kerja ASEAN. Jadi filosofi SMK itu sendiri bukan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi tapi bagaimana mereka bisa langsung terserap dalam pasar kerja dengan keunggulan profesi mereka, sehingga ketika mereka telah memiliki sertifikasi kompetensi dari dunia kerja, mereka juga bisa melanjutkan perkuliahan sebagai rekognisi pembelajaran,” ulas Riky sembari pemerintah kota pun, lanjutnya, akan mendukung dengan stimulan pendanaan sertifikasi uji kompetensi.

Rangkaian pertemuan kunjungan siswa SMK Kartini ke gedung DPRD terkait pembelajaran PPKN tentang otonomi daerah yang diterima langsung oleh Riky Indrakari dan Muhammad Yunus serta bertukar cinderamata dari pihak SMK Kartini kepada pihak DPRD kota Batam Riky Indrakari
Rangkaian pertemuan kunjungan siswa SMK Kartini ke gedung DPRD terkait pembelajaran PPKN tentang otonomi daerah yang diterima langsung oleh Riky Indrakari dan Muhammad Yunus serta bertukar cinderamata dari pihak SMK Kartini kepada pihak DPRD kota Batam Riky Indrakari

Di tempat lain, Kepsek SMK Kartini, Mujiono menyampaikan, tujuan kunjungan itu sendiri adalah sehubungan dengan pembelajaran materi PKN tentang pemerintahan , DPRD, pemko dan lain-lain. “Jadi tujuan dan harapan dari kunjungan tersebut adalah siswa tidak hanya mendapat penjelasan tersebut dari buku semata, tapi diberi kesempatan bertanya langsung kepada DPR tugas dan fungsi DPR apa saja, juga punya pengalaman masuk gedung DPR, dan wawasan siswa tentang sistem pemerintahan negara kita juga terbuka,” tutup Mujiono. (dian)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

UN 2018 Diikuti 15.380 Siswa SMP Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pekan depan siswa kelas IX SMP akan menghadapi Ujian Nasional. Berdasarkan data Dinas Pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *