Home / Serba-Serbi / “Hantu Sei Ladi” Karya Asli Orang Batam

“Hantu Sei Ladi” Karya Asli Orang Batam

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Batam – Pedita group, dalam waktu dekat akan menyelesaikan film horor yang berjudul “Hantu Sei Ladi” besutan sutradara film Ibonk Hermawan, turut berperan dalam film ini Rosalina Musa artis dari Singapura, Ruslan Syah (Malaysia), pelaksanaan syutingnya nanti di lakukan di beberapa tempat, khususnya di jembatan Sei Ladi, selain film hantu Sei Ladi ini sebelumnya Ibonk Hermawan telah menggarap film dokumenter diantaranya, Dua Warna (persahabatan anak Melayu dan Tionghoa) di Tanjungpinang, Biduk, juga Laskar Anak Pulau.

Rifai selaku Bisnis Development Pedita Group mengatakan, film Hantu Sei Ladi ini, terinspirasi dari sebuah kisah nyata hantu yang bergentayangan di kawasan Sei Ladi yang di bumbui hal fiktif lainnya.

“Cerita dari film ini adalah adanya kemalangan di jembatan Sei Ladi tersebut dan keluarga mereka tidak terima, dalam artian tidak ikhlas kehilangan anggota keluarganya, dengan ketidak ikhlasan salah seorang keluarga itu, arwah korban ini pun jadi penasaran,” kata Rifai, saat memberikan keterangan pers di kantor Pedita Group Tiban I Sekupang Batam, beberapa waktu lalu.

Rifai menambahkan, sebetulnya saat kita kehilangan anggota keluarga, kita mesti ikhlas menyerahkannya kepada Tuhan yang maha kuasa, namun si korban ini juga mendatangi keluarga sehingga merekapun jadi tidak tenang atau istilahnya gentayangan.

Pesan-pesan dalam film ini untuk masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara. “Karena saat melihat jalannya turun, kadang orang lihat jalan kosong main kebut saja, bukan untuk menakut-nakuti, namun bagi pengguna jalan yang melintas di area situ, ya hati-hati lah, pelan-pelan jangan kebut-kebutan karena sering terjadi kecelakaan juga,” tutur Rifai.

“Untuk proyek film, kita sudah buat di beberapa tempat seperti di Banten, untuk di Batam kita juga sudah buat film berjudul Pengais Sampah, Tukang Parkir Perempuan, Waria di Jodoh,” imbuhnya.

“Dalam pembuatan film ini keinginan kami adalah ingin menutup jalan Sei Ladi itu, pada saat syuting, sementara ini kami lagi bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian,” papar Rifai.

“Kami laksanakan syuting lebih banyak di malam hari, yaitu dari pukul 22.00 hingga pukul 04.00 pagi hari, dalam film ini kita libatkan keseluruhannya orang Batam mulai dari pemain, kameramen, kru film, semua orang Batam, seperti yang kita lihat animo masyarakat Batam mulai dari anak usia 5 tahun hingga orang tua berbagai profesi pekerjaan mereka datang mendaftarkan diri, kita tidak memungut biaya di open casting ini,” tegasnya.

Ibonk Hermawan selaku sutradara film menambahkan, untuk wacana pembuatan film ini mereka rancang dari tahun 2013 setelah sukses garapan pembuatan film hantu Sei Ladi ini, tahun 2018 mereka akan menggarap Ayah Sani.

“Harapan saya, untuk film Hantu Sei Ladi ini, menjadi pesta masyarakat Batam, mari kita berpesta dengan film ini agar hiduplah perfilman Batam,” tutupnya. (dian)

About Dian Ratnawati

Lihat Juga

Pemkab Bintan Menargetkan Seluruh Desa Memiliki BU di 2018

HANGTUAHNEWS.CO.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menargetkan seluruh desa memiliki Badan Usaha Milik Desa pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *